Sabtu, 18 Maret 2017

ROMAN PICISAN #50

 

Pelangi itu kini bisa kulihat lagi warnanya

Senyum itu kini bisa kurasakan lagi manisnya

Bidadari itu masih tetap sama indahnya

Masih tetap sama namanya masih tetap

Indah yang ku puja

ROMAN PICISAN #49

 

Rindu

Kau remas hatiku saat hasrat ingin bertemu

Tapi terhalang oleh waktu

Waktu

Jika nanti terobati rinduku

Ku mohon hentikan detikmu

Agar aku bisa bersamanya selalu

ROMAN PICISAN #48

 

Ibu,...

Kulihat gurat lelah di wajahmu

Membias menyapu senyum di bibirmu

Tapi aku tau

Lelahmu tak memudarkan kasih sayangmu

Ibu,...

Kau lah pelangi diruang damaiku

Kau hempaskan peluk dengan kasihmu

Agar damai ini selalu hangat bersamaku

Bukan harta yang menjadi warisan tak terperi

Namun keluarga yang saling menyayangi

Jumat, 17 Maret 2017

ROMAN PICISAN #47

 

Penyesalan ku membuncah tak terbendung

Saat kusadari

Ku tak mampu membuatmu terlindung

Hati dan jiwaku luluh lantak

Saat kulihat keindahan di hadapanku terkoyak

Andaikan keajaiban tercipta untukku

Ku ingin hadirkan peduliku ke sisimu

ROMAN PICISAN #46

 

Biarpun jarak membentang

Mata tak bisa saling memandang

Kubiarkan kata-kata berkelana

Menembus hati yang jauh

Menghapus

Semua air mata yang jatuh

Kamis, 16 Maret 2017

ROMAN PICISAN #45

 

Roda mesin yang ku naiki ini

Terus menjauh

Apa dia kembali pun

Aku tak tau

Yang kini ku tau

Hanya kamu

Yang sekarang jauh dan ku rindu

Yang sekarang jauh

dari tatapan mataku

Rabu, 15 Maret 2017

ROMAN PICISAN #44

 

Ku melihat cinta di kejauhan...

Indah tatapnya...

Manis senyumnya...

Ku kira...

Dia akan datang...

Nyata nya hanya menaruh angan

Hatiku diam...

Meratap takdir yang ku genggam

Ku tenun harapan...

Tapi Tuhan yang punya ketentuan

ROMAN PICISAN #43

 

Mata mu terbuka

Sebelum mentari ada

Langkah mu tegak tercipta

Mengejar impian dunia

Uang...

Bagimu yang utama

Waktumu...

Hanya bagi dia semata

Keluarga...

Itu nomor dua

Persahabatan...

Sudah tiada artinya

Namun apa yang kau dapat kawan

Hanyalah aroma kehampaan

Rasa puas tak kunjung datang

Dan harimu berakhir karena takdir Tuhan

Kau disana...

Terbaring nyata

Dikelilingi sahabat dan keluarga

Mereka menangisi kepergianmu

Bukan uangmu

Sabtu, 11 Maret 2017

ROMAN PICISAN #40

 

Matamu memikat...

Tawamu mengikat...

Bohong jika aku tak terpikat

Tapi dayaku sebatas pandang

Tanpa hak memiliki

Tanpa kuasa menyayangi

ROMAN PICISAN #39

 

Keindahan ini...

Yang mengalirkan hangat

Dalam setiap aliran rinduku

Kenyamanan ini...

Masih tentang kamu

Yang selalu membawaku

Pada pengharapan hatiku

Kini...

Aku hanya bisa berucap lirih tentang waktu

Andai...

Sang waktu tak pernah berakhir

Kamu...

Pasti tetap bersamaku

Jumat, 10 Maret 2017

ROMAN PICISAN #38

 

Perempuan itu...

Indah namanya

Wajahnya...

Bersinar bagaikan bulan purnama

Bahkan bak bidadari

Pesonanya...

Membawa warna indah dalam pandanganku

Senyumannya...

Menyerap udara di sekelilingku