Mata mu terbuka
Sebelum mentari ada
Langkah mu tegak tercipta
Mengejar impian dunia
Uang...
Bagimu yang utama
Waktumu...
Hanya bagi dia semata
Keluarga...
Itu nomor dua
Persahabatan...
Sudah tiada artinya
Namun apa yang kau dapat kawan
Hanyalah aroma kehampaan
Rasa puas tak kunjung datang
Dan harimu berakhir karena takdir Tuhan
Kau disana...
Terbaring nyata
Dikelilingi sahabat dan keluarga
Mereka menangisi kepergianmu
Bukan uangmu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar